Hikmah dan pelajaran dari datangnya musibah - ASAR Humanity in Action

Hikmah dan Pelajaran Dari Datangnya Musibah

ASAR Humanity, Depok – Pada waktu penghujung berakhirnya tahun kalendar 2021, datangnya musibah tidak dapat bisa diduga dan kita tidak bisa memilih waktu dan di mana tempat terjadinya. Hal ini mengharuskan kita sebagai manusia untuk mempersiapkan diri mendapatkan kemungkinan terburuk.

Asal muasal suatu musibah dapat terjadi diakibatkan ulah tangan manusia itu sendiri atau murni bencana alam. Letak geografis negara Indonesia yang berada di lingkaran cincin api memiliki potensi banyak gunung berapi aktif yang bisa kapanpun memuntahkan lahar panasnya. Baru-baru ini kita dikagetkan dengan kabar erupsinya Gunung Semeru di Kab. Lumajang – Jawa Timur yang telah memakan banyak korban baik materiil maupun nonmaterial. Bahkan hingga kini gunung semeru masih tidak aman untuk dilakukan aktivitas sehari-hari.

Setiap suatu musibah yang melanda kita bukan maksud hadir tanpa memberi pelajaran, oleh karena itu kita dianjurkan senantiasa mengambil hikmah dari setiap musibah yang terjadi. Tak hanya agar musibah tidak terulang, namun juga untuk meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan akibat bencana tersebut. Ada beberapa hikmah yang dapat diambil pelajaran bagi seorang muslim.

  1. Sarana Menguji Keimanan

Hadirnya musibah atau bencana merupakan salah satu sarana ujian keimanan dari Allah untuk batas kekuatan hambanya. Kita harus menerima semua ketentuan dari Allah ta’ala dengan ikhlas dan penuh kesabaran karena bisa jadi musibah yang kita dapatkan menjadi penghalang terjadinya musibah yang lebih besar lagi. Musibah juga mengajarkan kepada kita untuk menguatkan keimanan karena milik Allah lah segala yang ada dibumi dan langit, manusia hanya mampu berupaya tetapi Allah yang telah mentakdirkannya. Melalui musibah dapat menjadi wasilah meningkatnya keimanan.

AVIATION Asar Humanity

Dok. Foto : Media ASAR Humanity, AVIATION.

  1. Sarana Muhasabah Diri

Ketika individu atau suatu daerah tertimpa musibah, hendaknya memperbanyak istighfar dan berdoa, bukan justru mengeluh atau berputus asa dari Rahmat Allah. Mengeluh tidak akan menyelesaikan musibah apapun, yang ada hanya akan menambah beban secara psikologis.

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid : 22-23).

AVIATION, Asar Humanity in Action. Gotong Royong dalam Kebencanaan Erupsi Semeru

Dok. Foto : Media, AVIATION (ASAR Volunteer in Action) dalam Kebencanaan Semeru.

  1. Ladang Beramal Shaleh

Musibah merupakan salah satu sarana siapapun untuk beramal shaleh, bagi yang mendapat musibah dapat menerima secara ikhlas dan bersabar. Sedangkan bagi yang Allah beri nikmat keselamatan, bisa dengan cara membantu orang yang sedang mengalami kesusahan. Dan bagi para Volunteer (Relawan), dengan hadirnya musibah bisa menjadi sarana meraih pahala kebaikan membantu berbagai kegiatan di lokasi musibah. Dengan berbuat baik, insyaa Allah akan menjadikan dirinya semakin dekat kepada Allah SWT, menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap sesama, serta sebagai wujud investasi untuk akhirat kelak.

“Barang siapa melapangkan seorang mukmin dari satu kesusahan di dunia, Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa meringankan penderitaan seseorang, Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi (aib) seorang muslim, Allah akan menutupi (aib)nya di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba selama hamba itu mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Kondisi Indonesia yang sedang banyak mengalami musibah membuat sedih masyarakat terutama yang terdampak bencana. Disaat kondisi ekonomi yang belum baik akibat pandemi kini diperparah dengan adanya bencana alam. Warga terdampak bencana sangat membutuhkan bantuan orang lain untuk bertahan hidup.

ASAR Humanity untuk Pengungsi Semeru

Yuk, Berikan Bantuan Terbaikmu.